
Setelah delapan tahunan lewat, aku mengalaminya lagi. Adek (a.k.a Kenzie) sempet dua malam agak anget, n memang aku suspectnya ke tumbuh gigi. Apalagi dia rajin banget gigit2 apa aja selain teether-nya. Teether yang kami beri ke dia gak 'dianggep'. Dan... voila!!! Dua gigi, yang lebih seperti dua garis putih nampak di atas gusi bawahnya. Kenzie punya gigi!!! Alhamdulillah.
Hal lain segera menyusul: merangkak. Gak seperti kakaknya, Tiara-yang NB dah mulai 'onggong-onggong' waktu masih di Padang menjelang pindah Jakarta (it means T blm genap 7 bulan, krn pindah dari Padang ke Jakarta Agustus tg 13, 2001). Adek malah gak lewat tahap onggong2, dan ini membuatku berpikir, dia lebih lambat merangkak dibanding kakaknya. Ternyata bukan lebih lambat, tapi step Ong2-nya di-skip, langsung merangkak.
Merangkaknya belum 'sempurna' seperti kalo kita liat 'reptil' merayap, hehehe. Modenya masih: dua tangan bergantian ke depan, trus tarik badan berikut kaki. Misinya pasti entah karena ada benda yang dikejar, ataupun ada suara yang menarik perhatian di arah yang dia tuju. It seems that the bench we've ordered long long time ago before my hubby leave to NL should be placed on it place soon. "Place" yang kumaksud gak lain 'gate' antara ruang tamu n ruang tengah.
These last few days ternyata Kenzie dah melewati ambang batas itu (yang belum jadi dipasangin pagar, berhubung ibu Panggung mau rawuh, kasian kalo lewat nanti, repot mesti loncat). Bahkan pagi ini berdasarkan cerita Umi, K dah sempet "menginjak" atau tepatnya "merambah" teras! Di telepon tadi pagi Umi cerita, waktu Umi ke teras, K ngejar Umi, n protes waktu pintu kasa mau ditutup. Akhirnya sengaja pintu dibiarkan terbuka. Serasa 'dapat angin', K pun memperluas area jajahannya... Waa, gak kebayang gimana sebulan ke depan... pasti susah melarang dia menjajah ke mana-mana.
Thanks God for giving me this second experience, watching my kid grows up... What a beautiful feeling...
No comments:
Post a Comment