My mind was wandering.
Tau2 aja inget Cobra Museum, di pojokan salah satu jalan di Amstelveen.
Pas berencana ke sana lebih dua tahun yang lalu, kupikir ada sangkut paut dengan cobra or kind of it. Ternyata... CoBrA stands for Copenhagen, Brussel, Amsterdam, asal para seniman yang berkomitmen bersama untuk menegakkan aliran modern art. Silahkan kunjungi link berikut: untuk versi bahasa Inggrisnya.
Aku beruntung, pas ke sana sedang ada event khusus, pameran lukisannya Picasso. Jadi sekali mendayung sepeda, dua hal didapat.
Oya, di saat yang sama, ada satu ruang yang khusus dipakai untuk seni selain lukis, yaitu musik. Saat itu ada konser, ... Bukaann.. bukan...(to be cont)
Aku dan Prita, temanku, masuk pakai museumkart, yang bisa didapat dengan harga sekitar 30E. Untuk jongen di bawah 21 th (atau 25 ya?), malah cukup dengan 19an euro. Kartu ini berlaku untuk setahun. Bisa dipakai masuk ke ratusan museum di seluruh penjuru Belanda yang listed di link tadi, FOR FREE (ding... ding... ding... :D). Buat penggemar museum it's worth the price. Sekali masuk museum yang biasa2 aja sekitar 5 uero, yang bagusan/lumayan terkenal 10euro-an.
Kalo tinggal di Amsterdam, sekali muterin museumplein sambil keluar masuk Rijk museum dan van Gogh museum aja dah hampir balik modal, hehe. "Penggemar museum" yang di paragraf tadi, jangan diasosiasikan dengan para 'seriuser' yang (terutama di Ind sini) image nya lekat dengan pengunjung museum dan pameran yang bermuka serius, secara yang dilihat di museum sini memang hal-hal yang cenderung serius. Di sana korek api dan tas (aneka tas dari hand bag sampai dengan tas belanja) juga jadi penghuni museum.
Buatku, mengunjungi museum (terutama di Belanda sini) merupakan salah satu cara lebih mengenal budaya dan menjumpai hal-hal unik yang mungkin gak mudah kujumpai di keseharian. Kadang barang itu lebih 'jujur' bercerita, lho.
(dilanjut nanti yaa...)
Thursday, May 7, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment